Posted by : Unknown Jumat, 08 Maret 2013

Mikrokontroler
DEFINISI :suatu IC dengan kepadatan yang
sangat tinggi, dimana semua bagian yang
diperlukan untuk suatu kontroler sudah dikemas
dalam satu keping, Didalam chip atau IC mikrokontroler terintegrasi:
1. CPU
2. Peripheral pendukung berupa:
RAM
ROM
I/O ports
Timers
Serial port dll
Defenisi Lain Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital
yang mempunyai masukan dan keluaran serta
kendali dengan program yang bisa ditulis dan
dihapus dengan cara khusus
Jenis-jenis mikrokontroler
• Secara teknis hanya ada 2 jenis mikrokontroler yaitu: RISC
dan CISC dan masing-masing mempunyai
turunan/keluarga sendiri-sendiri.
• RISC (Reduced Instruction Set Computer) :
instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak
Perbedaan mikroprosesor dengan mikrokontroler
Diantara perbedaannya adalah :
~ Dari segi arsitekturnya mikroprosesor merupakan single chip
CPU, didalam chip mikrokontroler selain terdapat CPU juga
terintegrasi ROM, RAM, Eprom, paraler interface, interupt
controler, timer, dll (tergantung dari jenis mikrokontroler)
~ Dari segi aplikasinya, mikroprosesor hanya berfungsi sebagai
CPU yang menjadi otak komputer, sedangkan mikrokontroler
yang ukurannya relatif kecil umumya diberikan untuk tugastugas
yang berorientasi kontrol pada rangkaian yang
membutuhkan jumlah komponen minimum dan konsumsi
biaya rendah ( low cost ).

 

Sekilas Microkontroler


Mikrokontroler

           Mikrokontroler adalah perangkat komputasi kecil yang terdiri dari sebuah IC dengan microprosesor didalamnya, memori program (ROM), memory serba guna (RAM), bahkan ada beberapa jenis mikrokontroler yang memiliki fasilitas ADC,PLL,EEPROM yang dan dapat mengatur input dan output dari alat lain. Mcirokontroler juga disebut suatu chip cerdas yang menjadi tren dalam pengendali dan otomasi.

            Vendor pembuat microkontroler yang populer seperti Intel, Atmel, Motorola, Microchip dan Harris.

         Gambar Perbedaan antara CPU dengan Mikrokontroler

-Ram (random access memory) = sifat memory yang volatile artinya  akan menyimpan data selama memory itu diberi tegangan.
-Rom (read only memory) = sifatnya non volatile artinya memory akan menyimpan data ada atau tidak adanya tegangan.
-EEPROM (Electricaly Erasable Programmable Read Only Memory) =  memory ini dapat dipakai untuk menyimpan data dari microkontroler pada saat program utama sedang berjalan. Namun ukuran Eeprom pada microkontroler sangat terbatas, sehingga anda harus pandai-pandai memperhitungkan data yang akan disimpan didalam eeprom.

Microkontroler AVR

       Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard’s Risc processor) dari Atmel ini menggunakan arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang artinya prosesor tersebut memiliki set instruksi program yang lebih sedikit dibandingkan dengan MCS-51 yang menerapkan arsitektur CISC (Complex Instruction Set Computer).
      Sekarang ini, AVR dapat dikelompokkan menjadi 6 kelas, yaitu keluarga ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATmega, keluarga AT90CAN, keluarga AT90PWM dan AT86RFxx. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral, dan fungsinya, sedangkan dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan  hampir sama.



Gambar Keluarga Mikrokontroler AVR
 
http://adit-zhiipiet.blogspot.com/2012/05/sekilas-microkontroler.html

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

- Copyright © Elektronika Riko -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -